Saatnya Beralih ke Produk Lokal

Dalam kehidupan sehari-hari, kita kerap menggunakan barang-barang produk dari luar seperti baju, kosmetik, asesoris dan sebagainya. Barang-barang seperti itu memang sudah menjadi kebutuhan. Tapi terkadang kita tidak tahu akan resiko atau dampak dari penggunaan barang luar terus-menerus.

Kita lebih suka melihat merk atau harga yang murah jika membeli sesuatu. Merk memang jadi alasan untuk membeli barang yang sifatnya prestisius. Kita merasa bahwa barang-barang yang bermerk pasti bagus. Tapi di sini kita bukan mau bicara merk atau keunggulan barang, melainkan agar kita mau menggunakan produk-produk dalam negeri.

Seperti kita tahu, produk-produk dalam negeri sudah sedemikian pesat dan kualitasnya tak kalah dengan produk luar. Bila kita mau mengonsumsi produk dalam negeri, sebenarnya kita ikut menyuburkan usaha lokal yang ada di sekitar kita. Kita ikut menyejahterakan para pekerja lokal, pedagang lokal dan mempertahankan mata rantai usaha lokal. Bisa dibayangkan kalau kita tidak mau sedikit pun melirik produk lokal, kita jadi budak produk luar dan mematikan perkembangan produk lokal.

Kita bukan alergi atau anti dengan produk luar negeri, tapi semestinya lebih suka dengan produk dalam negeri. Dengan mencintai produk dalam negeri, produk-produk itu bisa berkembang dan tidak tergerus oleh produk impor. Lagipula, siapa yang akan menghargai karya bangsa kalau bukan kita sendiri? Di luar negeri saja, produk-produk kita sudah banyak dikenal dan digunakan banyak orang, kenapa kita malah enggan menggunakan produk lokal?

Barangkali kita menilai bahwa produk lokal harganya lebih mahal dan kurang menarik. Tapi soal harga, itu relatif. Harga mahal untuk satu orang, belum tentu mahal bagi yang lain. Dan harga yang sedikit mahal pasti setara dengan kualitasnya. Bandingkan dengan produk Cina yang rata-rata tiruan, palsu. Walaupun harganya murah dan polesannya menarik, tapi kualitasnya dipertanyakan.

Masalah desain produk lokal, termasuk kemasan, corak dan warna bisa dikembangkan sewaktu-waktu. Kita juga punya kesempatan untuk memberi ide atau inovasi baru pada para pencipta usaha lokal. Itu pun kalau kita mau perduli. Memang hanya kepedulianlah yang membuat produk lokal kita bisa berkembang di negeri sendiri.

Jadi, sekaranglah saatnya beralih menggunakan produk lokal. Walaupun tidak semua, tapi semestinya ada beberapa barang lokal yang kita gunakan.
Posted by: Cahaya Inspirasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar